Selasa, 23 Juli 2024

Melalui Pemasaran Online Kelompok UPPKA, Jadikan Orientasi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga

 

Pusaka Surade Online News – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi melaksanakan kegiatan Orientasi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, di aula DPPKB Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/07/2024).

Kegiatan orietasi tersebut diikuti peserta yang terdiri dari kader Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), Kader Kampung KB, dan Pasangan Usia Muda (PUS) Muda di lokus Proyek Prioritas Nasional (Pro PN) percepatan penurunan stunting.

Pokja Tim Ketahanan Pangan BKKBN Jawa Barat Lisa Nurdina mengatakan kegiatan pemberdayaan ekonomi keluarga, dengan materi tentang Digital marketing bagi kelompok UPPKA.

“Diharapkan dengan adanya orientasi ini, kelompok UPPKA dapat memasarkan produknya tidak hanya offline, tetapi dapat memanfaatkan media sosial, sehingga mereka dapat meningkatkan penghasilan keluarganya,” ujarnya.

Liza menjelaskan kegiatan ini juga dalam rangka mendukung program BKKBN untuk percepatan penurunan angka prevalensi stunting di Jawa Barat.



“Dengan adanya peningkatan kesejahteraan keluarga ini diharapkan juga mereka dapat membeli makanan-makanan bergizi, dan dapat menyekolahkan anak-anaknya dengan lebih baik kedepannya,” ucapnya.

“Kegiatan orientasi sudah dilaksanakan di 10 kabupaten/kota, terakhir itu di Kota Cirebon dan nanti tanggal 29-30  Juli 2024 di Kabupaten Bekasi dan kota Bekasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPPKB Kabupaten Sukabumi Tia Fatimah mengungkapkan kegiatan orientasi ini untuk melatih para kader kelompok UPPKA, kader Kampung KB, dan PUS Muda yang ingin berwirausaha.

“Dengan tujuan bisa meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga melalui pemasaran online, jadi nanti disini akan ada pembekalan bagaimana teknik pemasaran online supaya hasil kelompok UPPKA bisa dipasarkan sesuai dengan harapan, jadi bisa memenuhi target yang pada akhirnya kesejahteraan keluarga di Kabupaten Sukabumi bisa terwujud,” tuturnya.

“Saya juga berharap para peserta bisa menularkan ilmunya ke kader-kader lain, sehingga harapannya kalau dipasarkan secara online yang bisa menikmati hasil produk Kabupaten Sukabumi ini bukan hanya orang Sukabumi saja, tetapi di luar Sukabumi di seluruh Indonesia bahkan kita berharapnya bisa keluar negeri untuk pemasaran online ini,” tandasnya.

Pemkab Sukabumi Raih Penghargaan Bangga Kencana Tingkat Jawa Barat Bertepatan Di Momen Harganas Ke-31

 


Pusaka Surade Online News – Malam Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke 31 Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2024 digelar di Hotel Aston Kota Cirebon, Jumat Malam (19/07/2024).

Kegiatan ini dihadiri Kepala BKKBN RI, Asisten Daerah I Provinsi Jawa Barat, BKKBN Prov Jabar, Para Kepala Daerah/Mewakili Se-Jabar, Unsur Forkopimda serta Para Kepala DPPKB Se-Jabar, sedangkan Pemkab Sukabumi diwakili oleh Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri didampingi Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi Uus Firdaus.

Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo mengukuhkan Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri dan Isteri beserta Kepala Daerah dan Ketua TP PKK lainnya dikukuhkan sebagai duta bapak dan bunda asuh anak stunting (BAAS).

Pada Puncak malam anugerah ini banyak apresiasi dan penghargaan diberikan bagi para insan Program Bangga Kencana maupun kabupaten kota, mitra kerja dan tenaga lini lapangan di Jawa Barat selama tahun 2023.

Kabupaten Sukabumi juga mendapatkan apresiasi dan penghargaan program bangga kencana tingkat prov. jabar, yaitu: Momentum PSA (Terbanyak total Capaian Pelayanan KBPP), Hari IBI (Terbanyak total Capaian Pelayanan KB), dan Hari Kartini (Terbanyak total Capaian Pelayanan KB)


Iyos Somantri menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih pada program bangga kencana tersebut dan berharap pelaksanaan program KB di Kab Sukabumi berjalan baik.

“Penghargaan ini kebanggaan tersendiri bagi kab sukabumi dan apresiasi bagi dinas terkait,” ungkapnya.

“Diharapkan masyarakat bisa memahami makna dari bangga kencana dan diimplementasikan dilapangan bersama perangkat daerah hingga kader,” pungkasnya.




Jumat, 12 Juli 2024

BNNK Sukabumi melaksanakan Kegiatan Launching Lomba Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di Kabupaten Sukabumi.

 

 Pusaka Surade Online News – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi melaksanakan Kegiatan Launching Lomba Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di Kabupaten Sukabumi, bertempat di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Rabu (03/07/2024).

Program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) merupakan salah satu upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di tingkat desa , yang bertujuan untuk meningkatkan pendampingan masyarakat desa dalam penyelenggaraan fasilitas Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) yang dikelola secara partisipatif, terpadu, dan berkelanjutan berbasis pendayagunaan sumber daya di desa.

Lomba Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang diluncurkan oleh Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Kepala BNNK Sukabumi Sudirman akan dilaksanakan mulai tanggal 03 Juli sd 01 September 2024.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi, Sudirman menjelaskan lomba Bersinar ini bagian dari peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2024. Lomba tersebut dibuka dengan seluas luasnya bagi ratusan desa yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Kami telah mengajak semua desa yang ada di Kabupaten Sukabumi termasuk kelurahan maupun Kecamatan untuk menggemakan program ini kepada masyarakat dalam menekan peredaran narkotika,” ungkapnya.



Sudirman mengajak segenap pihak untuk memerangi narkotika untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, karena menurutnya penyalahgunaan narkotika ini terjadi di kalangan remaja.

“Mari kita gerakan semangat perang melawan narkoba menuju Indonesia Bersinar,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan lomba Desa dan Kelurahan Bebas Narkoba merupakan upaya pencegahan dan penanganan terhadap penyalahgunaan narkoba ditingkat desa yang dikelola secara mandiri oleh pemerintah desa bersama masyarakat desa.

Program tersebut sejalan dengan prioritas pembangunan nasional terkait pembangunan yang dimulai dari desa. Maka, untuk mencapai keberhasilan pembangunan itu diperlukan desa yang kondusif, diantaranya lingkungan bebas narkoba.

“Narkoba ini harus menjadi perhatian dan disikapi bersama karena akan merusak generasi muda dimasa depan,” tegasnya.

Bupati menyampaikan rasa bangga kepada desa dan kelurahan yang mengikuti lomba Bersinar, antusias ini sebagai bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap generasi Indonesia Emas.

“Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu kejahatan luar biasa sehingga Pemerintah harus bersinergi untuk mengambil langkah langkah strategis dalam melawan dan memerangi narkoba,” imbhnya.

Bupati berharap, lomba desa Bersinar dapat memberikan penguatan terhadap upaya melakukan pencegahan secara dini dan edukasi masyarakat terhadap bahaya narkoba.

“Mari kita evaluasi, serta menyatukan dan menggerakkan seluruh kekuatan melalui koordinasi dan kerjasama aktif lintas lembaga dalam memerangi penyelundupan, peredaran gelap dan penyalahgunaan serta mewujudkan masyarakat Sukabumi yang sehat tanpa narkoba,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan Screning Deteksi Narkoba kepada para kepala desa dan hasilnya Negatif (-) dari penyalahgunaan narkoba sehingga mampu memberikan kontribusi dan peran aktif secara nyata untuk melawan narkoba, sekaligus pemberian penghargaan kepada partisipasi aktif P4GN di Kabupaten Sukabumi.

BNNK Sukabumi Gelar Kegiatan Test Urine 56 Pegawai Kejari.

 Pusaka Surade Online News – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi melaksanakan screening deteksi Narkoba (test urine) kepada 56 orang unsur pegawai Kejari bertempat di aula Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Selasa (02/07/2024).

Kepala BNN Kabupaten Sukabumi, Sudirman mengatakan kegiatan ini dilaksanakan guna menciptakan ASN yang bersih dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang lainnya dan diikuti oleh 56 pegawai Kejaksaan Negeri Kab. Sukabumi.

“Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari Inpres No. 02 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi P4GN (RAN) serta Permendagri No. 12 Tahun 2019 Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, dan Prekursor Narkotika guna terwujudnya lingkungan kerja Pemerintah Bersih Narkoba salah satunya dengan melakukan screening tes urine,” ungkapnya

“Hasil dari kegiatan tersebut pegawai Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Negatif dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

#INDONESIABERSINAR #SUKABUMIBERSINAR




BNNK Sukabumi Lakukan Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan RAN P4GN-PN Tahun 2020-2024

   Pusaka Surade Online News.com  – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data Laporan Inp...